|
Selamat
datang di komunitas kelas mikrokontrol. Kami hadir
di tengah Anda untuk memperkenalkan
Ilmu Mikrokontroler dan sekaligus dalam rangka
memasyarakatkan mikrokontroler sebagai salah satu
jalan untuk mencerdaskan Bangsa.
Dibawah ini ada 8 pertanyaan yang sering diajukan, klik pada pertanyaan akan
menuju ke jawaban
1.
Apa itu mikrokontroler ?
2.
Manfaat/prospek apa
yang bisa saya peroleh jika menguasai mikrokontroler ?
3.
Ada berapa
macam/jenis mikrokontroler itu ?
4.
Sebagai
langkah awal mikrokontroler mana yang sebaiknya saya pelajari ?
5.
Bagaimana cara menguasai mikrokontroler ?
6.
Bagaimana dengan ketersediaan komponen mikrokontroler ?
7.
Buku-buku referensi dalam bahasa Indonesia apa saja yang sudah beredar di
pasaran tentang mikrokontroler ?
8.
Dimana saja tempat/lokasi yang membuka kursus/pelatihan/les mikrokontroler ?
1. Apa itu
mikrokontroler ?
Mikrokontroler
adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta
kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, cara
kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data. Sekedar contoh,
bayangkan diri Anda saat mulai belajar membaca dan menulis, ketika Anda sudah
bisa melakukan hal itu Anda bisa membaca tulisan apapun baik buku, cerpen,
artikel dan sebagainya, dan Andapun bisa pula menulis hal-hal sebaliknya. Begitu
pula jika Anda sudah mahir membaca dan menulis data maka Anda dapat membuat
program untuk membuat suatu
sistem pengaturan otomatik menggunakan mikrokontroler sesuai keinginan Anda. Mikrokontroler
merupakan komputer didalam
chip yang digunakan untuk mengontrol peralatan elektronik, yang menekankan efisiensi dan efektifitas biaya. Secara
harfiahnya bisa disebut "pengendali kecil" dimana sebuah sistem elektronik
yang sebelumnya banyak memerlukan komponen-komponen pendukung seperti IC TTL dan
CMOS dapat direduksi/diperkecil dan akhirnya terpusat serta dikendalikan oleh
mikrokontroler ini. Dengan penggunaan mikrokontroler ini maka :
Namun demikian tidak sepenuhnya mikrokontroler bisa mereduksi komponen IC TTL
dan CMOS yang seringkali masih diperlukan untuk aplikasi kecepatan tinggi atau
sekedar menambah jumlah saluran masukan dan keluaran (I/O). Dengan kata lain,
mikrokontroler adalah versi mini atau mikro dari sebuah komputer karena
mikrokontroler sudah mengandung beberapa periferal yang langsung bisa
dimanfaatkan, misalnya port paralel, port serial, komparator, konversi digital
ke analog (DAC), konversi analog ke digital dan sebagainya hanya menggunakan
sistem minimum yang tidak rumit atau kompleks.
Kembali
ke atas
2. Manfaat/prospek apa
yang bisa saya peroleh jika menguasai mikrokontroler ?
Banyak
sekali, dengan melihat penjelasan nomor 1, maka batasnya hanya imajinasi Anda.
Dengan menguasainya, kita bisa
menerapkannya kedalam kehidupan sehari-hari seperti mengendalikan suatu
perangkat elektronik dengan berbagai sensor dan kondisi seperti cahaya, getaran,
panas, dingin, lembab dan lain-lain. Sekedar contoh sederhana penggunaan
mikrokontroler, lihatlah disekitar lingkungan Anda ada toaster, mesin, cuci,
microwave kemudian tengoklah didunia pertanian Anda bisa membuat kontrol
kelembaban untuk budidaya jamur dsb, didunia perikanan Anda bisa mengendalikan suhu
air kolam dsb. Bahkan Anda bisa membuat PABX mini, SMS Gateway, atau kearah military
Anda bisa membuat radio militer frekuensi hopping (radio komunikasi anti sadap
dengan lompatan frekuensi 100 kali dalam 1 detik), sistem monitoring cuaca
dengan balon udara, automatic vehicel locator (menggunakan GPS) dan sebagainya.
Semua itu sekedar contoh, masih banyak lagi yang bisa Anda lakukan dengan
mikrokontroler.
Sebagai prospek, arah perkembangan dunia elektronika saat ini
adalah ke embedded system (sistem tertanam) atau embedded electronic (elektronik
tertanam). salah satunya dengan menggunakan mikrokontroler, jadi jika Anda
belajar dan menguasai mikrokontroler sudah tepat pada jalurnya.
Kembali
ke atas
3. Ada berapa
macam/jenis mikrokontroler itu ?
Secara teknis hanya
ada 2 yaitu RISC dan CISC dan masing-masing mempunyai keturunan/keluarga
sendiri-sendiri.
RISC kependekan dari Reduced Instruction Set
Computer : instruksi terbatas tapi memiliki fasilitas yang lebih banyak CISC
kependekan dari Complex Instruction Set Computer : instruksi bisa
dikatakan lebih lengkap tapi dengan fasilitas secukupnya. Tentang jenisnya
banyak sekali ada keluarga Motorola dengan seri 68xx, keluarga MCS51 yang
diproduksi Atmel, Philip, Dallas, keluarga PIC dari Microchip, Renesas, Zilog. Masing-masing
keluarga juga masih terbagi lagi dalam beberapa tipe. Jadi sulit sekali untuk
menghitung jumlah mikrokontroler.
Kembali
ke atas
4. Sebagai
langkah awal mikrokontroler mana yang sebaiknya saya pelajari ?
Tidak ada yang
paling baik atau lebih baik, namun tips dibawah barangkali bermanfaat bagi Anda :
-
Lingkungan Anda, artinya
mikrokontroler apa yang dominan di lingkungan Anda ?. Akan lebih mudah belajar
bersama daripada sendirian sehingga mudah untuk bertanya jawab jika ada
kesulitan.
-
Ketersediaan perangkat untuk
proses belajar (development tool)
Harga mikrokontroler, tips
terakhir bisa diabaikan jika bukan menjadi kendala bagi Anda.
Ditinjau dari buku-buku mikrokontroler
berbahasa Indonesia nampaknya mikrokontroler yang dominan saat ini dari keluarga
MCS51. Yang perlu Anda ketahui antara satu orang dengan orang lain akan berbeda
dalam hal mudah mempelajari. Jika Anda terbiasa dengan bahasa pemrograman BASIC
Anda bisa menggunakan mikrokontroler BASIC Stamp, jika Anda terbiasa dengan
bahasa pemrograman JAVA Anda bisa menggunakan Jstamp, jika Anda terbiasa dengan
bahasa pemrograman C++ bisa Anda manfaatkan untuk keluarga MCS51 dan masih banyak
lagi. Namun semua
kembali kepada Anda yang berminat mempelajari dan memperdalam mikrokontroler
Kembali
ke atas
5.
Bagaimana cara menguasai mikrokontroler ?
Ada 2 cara :
1.
Belajar sendiri (otodidak), Anda bisa mempelajari sendiri mikrokontroler
dengan panduan buku dan peralatan yang diperlukan, mulailah dari contoh-contoh
sederhana. Jika ada kesulitan tanyakan kepada kepada teman Anda yang lebih tahu
tentang mikrokontroler atau bisa Anda utarakan ke mailing list yang membahas
mengenai hal ini.
2.
Melalui lembaga Pendidikan,
cara kedua ini bisa Anda dapatkan baik melalui pendidikan formal seperti sekolah,
perguruan tinggi, maupun pendidikan non formal (kursus, pelatihan, les dan
sejenisnya). Dengan cara ini Anda akan lebih terprogram dan cepat dalam penguasaan
mikrokontroler.
Kata kucinya adalah
: kemauan untuk belajar disertai latihan, latihan, dan latihan.
Jika Anda berminat mempelajari mikrokontroler mulailah dengan mempelajari
teori serta mempraktekannya. Anda bisa memulai mikrokontroler dengan
mengaktifkan sebuah LED, setelah itu cobalah bermain-main menggeser LED dan
mencoba instruksi-instruksi lain. Lambat laun Anda akan memahami bagaimana
struktur program yang benar. Belajar mikrokontroler sama halnya seperti belajar
ilmu komputer, sulit bukan jika belajar ilmu komputer secara teori tanpa praktek
?
Kembali
ke atas
6.
Bagaimana dengan ketersediaan komponen mikrokontroler ?
Anda bisa mencari
komponen di toko elektronika di kota Anda, jika Anda mengalami kesulitan tentang hal ini segeralah bertanya kepada
teman yang lebih tahu atau ke mailing list, solusi akan segera Anda dapatkan.
Jika Anda ingin memulai belajar mikrokontroler Anda bisa membuat sendiri
perangkat prakteknya (development tool) dengan komponen-komponen yang tersedia
di toko-toko elektronika di kota Anda, bahkan dibeberapa toko menyediakan
kit/modul mikrokontroler siap pakai bagi Anda yang mempunyai keterbatasan waktu
untuk membuatnya.
Kembali
ke atas
7.
Buku-buku referensi dalam bahasa Indonesia apa saja yang sudah beredar di
pasaran tentang mikrokontroler ?
Sementara ini dalam
arsip kami baru tercatat beberapa judul yang bisa Anda jadikan acuan untuk memulai
belajar mikrokontroler.
Daftar buku :
Kembali
ke atas
8.
Dimana saja tempat/lokasi yang membuka
kursus/pelatihan/les mikrokontroler ?
Berikut ini daftar
lokasi yang tersimpan dalam arsip Kelas Mikrokontrol, dan bila Anda
berencana
mengikuti pendidikan non formal secara terprogram silakan pilih
tempat/lokasi sesuai
keinginan Anda,
Daftar
lokasi pelatihan mikrokontroler (urut abjad) :
Delta
Training Surabaya
Kompleks
Ruko Manyar Megah Indah Plaza D-22
Ngagel
Jaya Selatan
Surabaya
60284
Phone:
62-31-5020210
Fax:
62-31-5054561
Kelas
Mikrokontrol (KMK) BOGOR
Jl.
Raya Cilebut no. 47, Sukaresmi
Tanah
Sareal, Bogor, Jawa Barat 16710
Phone/Fax
: 0251-7542124
Mobile
: 08111103489
lebih
lanjut tentang KMK
Kelas
Mikrokontrol (KMK) BATAM
Perum Taman Raya Tahap 2A
Blok CK No. 6 Batam
contact person : Otto Ferdinand S
Mobile : 081364810127
E-mail
: otto@kelas-mikrokontrol.com
Laboratorium
Elektronika & Instrumentasi
Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas
Gajah Mada Yogyakarta
http://agfi.staff.ugm.ac.id
Pelatihan
Dasar Mikrokontroler
d/a
Perumahan Taman Aster Blok G2 No. 35
Cikarang
Barat - Bekasi - Jawa Barat 17520
Contact
person : Moh Ibnu Malik
E-mail
: moh_ibnumalik@yahoo.com
Hp
: 081 293 295 12
http://microrobotics.blogspot.com
Pelatihan
Mikrokontroller (sabtu & minggu)
Laboratorium
Mikrokontroller
Jurusan Teknik
Elektromedik Poltekkes Surabaya
http://www.mytutorialcafe.com
Contact: 031-72098904,
081-55126883
catatan: kelas-mikrokontrol.com
tidak
menampilkan lokasi tanpa permintaan atau persetujuan dari
pemilik/pengelola, hal ini dilakukan
untuk menghindari persoalan hukum dan lain-lain kelak dikemudian hari.
Demikian
perkenalan dari kami, selanjutnya Anda-lah yang akan memutuskan untuk
mempelajari atau tidak, bagaimana metoda mempelajarinya dan sebagainya.
Anda-lah
yang memegang kendali atas diri Anda sepenuhnya. Terima
kasih, Anda telah menyempatkan waktu bersama kami.
|